kalimaht tauhid

"miftahul jannah lailahaillaallah" kuncinya surga adalah kalimath tauhid".

Sabtu, 18 Juni 2011

Bila NU ke kandang Wahabi


NI kunjungan yang sangat bersejarah. Untuk pertama kalinya, ulama Arab Saudi mengundang ulama NU untuk menjelaskan beberapa pertanyaan.
Misalnya, benarkah NU suka menyembah kubur serta memelihara bid’ah? Berbagai pertanyaan itu tampaknya sudah lama mengganjal benak kalangan ulama Saudi di Darul Ifta.
Maklum, ulama Saudi berbeda dengan NU — dikenal sebagai pengikut Wahabi yang tidak berpegangan kepada ketentuan mazhab dalam pelaksanaan ritual agama. Darul Ifta, lengkapnya Idaratul Buhutsil Ilmiyah wal-ifta wad-da’wah wal-Irsyad, adalah sebuah lembaga kajian Islam tertingi Arab Saudi yang sangat berpengaruh dan bergerak di bidang hukum, fatwa, dakwah, dan bimbingan keagamaan.
Ini berarti rentangan tangan pertama setelah, puluhan tahun lalu, NU mengutus K.H. Wahab Hasbullah menghadap penguasa baru Saudi, untuk menghargai perbedaan-perbedaan ritual. Maka, kunjungan 13 hari akhir Februari lalu itu punya makna sangat penting, terutama untuk mempertemukan dua paham yang berbeda. K.H.M. Sahal Mahfudl (Rais Syuriah NU Ja-Teng), K.H. Mustofa Bisyri’, Fahmi Dja’far Saifuddin (Wakil Ketua PB NU), dan Abdullah Syarwani (Ketua Lajnah Kajian & Pengembangan Sumber Daya Manusia) mendampingi Ketua Umum PB NU Abdurrahman Wahid dalam rombongan tersebut.
“Bagi kami, kunjungan ini memiliki nilai historis yang tinggi, dan telah banyak menghasilkan titik temu,” kata Abdurrahman Wahid.
Misalnya kalangan ulama Saudi kin

BERDO'ALAH

BERDO'ALAH
Berdoa merupakan suatu ibadah, bahkan menjadi otaknya ibadah. Kenapa doa menjadi otaknya ibadah? Karena, dengan berdoa jelas sekali memperlihatkan penghambaan manusia kepada Allah. Dengan berdoa kepada Allah, maka terwujudlah: Allah, tempat meminta, tempat memohon, sedang si hamba adalah makhluk yang hina dan selalu dalam kekurangan. Karena suatu ibadah, maka berdoa sangatlah dianjurkan (diperintahkan) oleh agama, walaupun doa tidak memerlukan suatu syarat dan rukun yang ketat, seperti halnya ibadah shalat, zakat, dan puasa.