Mari kita
telaah lagi amalan orang hidup yang bermanfaat bagi si mayit. Hadits
yang diriwayatkan oleh Muslim dari Ibnu Abbas ra berkata:
وَعَنِ ابْنِ عَبَّـاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُـمَا قَالَ: سَمِعْتُ
رَسُوْلَ اللهِ .صَ. يَقُوْلُ مَا مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ
فَيَقُوْمُ عَلَى جَنَـازَتِهِ أرْبَعُوْنَ رَجُلاً لاَ
يُشْرِكُوْنَ بِاللهِ شَيْئًا اِلاَّ شَفَّعَهُمُ اللهُ بِهِ (رواه
مسلم)
Saya telah
mendengar Rasulallah saw. bersabda: ‘Tiada seorang muslim wafat, maka
berdiri menyembahyangkannya empat puluh (40) orang yang tidak menyekutukan
Allah dengan sesuatu apapun, melainkan dapat dipasti- kan Allah menerima syafa’at
dan permintaan ampun mereka itu’. (HR. Muslim)
Hadits dari
Martsad bin Abdullah Alyazani berkata:
وَعَنْ
مَرْثََـدِ ابْنِ عَبْدِاللهِ اليَزَنِيِّ (ر) قَالَ:
كَانَ مَالِكُ بْنُ هُبَيْرَةَ اِذَا صَلَّى عَلَى الْجَنَازَةِ فَتَقَالَّ
النَّاسَ
عَلَيْهَا جَزَّئَهُمْ ثَلاَثَةَ
أجْزَاءٍ ثًمَّ قَالَ: قَالَ رَسُوْل اللهِ صَ مَنْ صَلَّى
عَلَيْهِ ثَلاَثَةُ صُفُوْفٍ فَقَدْ أوْجَبَ (رواه ابو داود و الترميذي)
"Adalah Malik bin Hubairoh jika
menyembahyangkan jenazah dan melihat orang-orangnya hanya sedikit, maka dibagi
mereka tiga (3) baris, kemudian ia berkata: Rasulallah saw.






.jpg)





