Pahala
sedekah untuk orang yang sudah wafat.
Hadits dari
Abu Hurairah :
عَنْ أبِيْ هُرَيْرَة(ر) أنَّ رَ جُلاً قَالَ لِلنَّبِي.صَ. : أنَّ أبِي مَاتَ وَتَرَكَ
مَالاً وَلَمْ يُوْصى فَهَلْ يكفرعَنْهُ أنْ أتَصَدَّقَ عَنْهُ ؟ قَال
َنَعَمْ
“Bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulallah saw.: ‘Ayah saya
meninggal dunia, dan ada meninggalkan harta serta tidak memberi wasiat. Apakah
dapat menghapus dosanya bila saya sedekahkan ?’ Nabi saw. menjawab :
Dapat!” (HR Ahmad, Muslim dan
lain-lain)
Hadits dari
Aisyah r.a.berkata:
عَنِ عَائَشَة رَضِيَ الله عَنْهَا أنَّ رَجُلاً أتَى
النَّبِى.صَ. وَقَالَ: إنَّ أمِّى افْتُلِتَتْ نَفْسَهَا
وَلَم تُو ص
وَأظُنُّهَا
لَو تَكَلَّمت تَصَدَّقَتْ اَفَلهَا اَجْر إنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا ؟ قَالَ :
نَعَمْ
‘Seorang lelaki datang kepada Nabi saw. dan berkata: Ibuku telah mati
mendadak, dan tidak berwasiat dan saya kira sekiranya ia sempat bicara, pasti
akan bersedekah, apakah ada pahala baginya jika Aku bersedekah untuknya? Jawab
Nabi saw: Ya.’ (HR.Bukhori, Muslim dan Nasa’i)
Hadits dari
Sa’ad ibnu Ubadah ra. bahwa ia pernah berkata : “Wahai Rasulallah,
sesungguhnya Ummu Sa’ad telah meninggal dunia, kiranya sedekah apa yang lebih
utama untuknya?” Sabda beliau saw.: ‘Air ‘. Maka Sa’ad menggali sebuah sumur,
kemudian ia berkata: “Sumur ini aku sedekahkan untuk Ummu Sa’ad”. (HR
Abu Dawud, Ahmad dan Nasa’i)
Dari Ibnu Abbas (rah). dia berkata :
عَنْ ابْنِ عَبَّاسِ رَضِيَ
اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: تُوُفِّيَتْ أمُّ سَعْدِ ابْنِ عُبَدََةَ وَهُوَغَائِبُ
عَنْهَا
فـَقَالَ يَا رَشُول الله إنَّ أمِّى تُوُفِّيَتْ
وَاَنَاغَائِبٌ عَنْهَا أيَنفَعُهَا شَيْئٌ إنْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنـْهَا؟
قـَالَ نَعَمْ, قَالَ فَإنِّي أشْهِدُكَ أنْ حَائِطي
المِخْرَافُ صَدَقَةٌ
عَنْهَا.
“Ibu Saad bin Ubadah meninggal dunia disaat dia (Saad bin Ubadah) sedang
tidak ada ditempat. Maka berkatalah ia : ‘Wahai
Rasulallah! Sesungguhnya ibuku telah wafat disaat aku sedang tidak ada
disisinya, apakah ada sesuatu yang bermanfaat untuknya jika aku sedekahkan ?
Nabi menjawab; Ya ! Berkata Sa’ad bin Ubadah : Saya persaksikan kepadamu (wahai
Rasulallah) bahwa kebun kurma saya yang sedang berbuah itu sebagai sedekah
untuknya’.” (HR Bukhori, Turmudzi dan Nasa’i)
Hadits-hadits
dan wejangan para ulama yang tercantum dalam buku ini jelas menunjukkan
bahwa amalan-amalan sedekah orang yang masih hidup dan diniatkan pahalanya
untuk orang yang sudah wafat akan dapat membawa manfaat dan sampai pahalanya
baginya.
Pahala Puasa
dan Sholat.
Hadits dari
Aisyah ra. Rasulallah saw. bersabda:
عَنِ عَائَشَة رَضِيَ الله
عَنْهَا عَنِ النَّبِى قَالَ: مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ صِيَام, صَامَ عَنْهُ وَلِيُّـهُ.
‘Barang siapa yang wafat dengan mempunyai kewajiban shaum (puasa)
maka walinya berpuasa untuknya’. (Yang
dimaksud wali disini yaitu kerabat- nya walaupun bukan termasuk ahli
waris). (HR.Bukhari dan Muslim, Abu Daud dan Nasa’i )
Hadits dari
Ibnu Abbas :
جَاءَ رَجُلٌ
إلَى النَّبِى.صَ. فَقَالَ: يَا رَسُول الله انَّ أمِّي
مَا تَتْ وَعَلَيْهَا صَوْمَ شَهْر فَأقـْضِيهِ عَنْهَا ؟
قَالَ لَوْ كَانَ عَلَى
أمِّكَ دَيْن أكَنْتَ قَاضِيَهُ عَنْهَا ؟ قَالَ: نَعَم, قَالَ: فَدَيْنُ الله
أحَقُّ أنْ يُقْضَى.
“Seorang lelaki datang menemui Rasulallah saw. ia berkata : ‘Ya Rasulallah,
ibuku meninggal dunia, sedang ia mempunyai kewajiban berpuasa selama sebulan.
Apakah saya wajib kadha atas namanya?’ Nabi saw. berkata; Bagaimana
jika ibumu mempunyai hutang, apakah akan kamu bayarkan untuknya? ‘Benar’
jawabnya. Nabi berkata, maka hutang kepada Allah lebih layak untuk
dibayar!” (HR.Bukhori dan Muslim)
Hadits riwayat
Daruquthni :
أنَّ رَجُلاً قَالَ: يَا رَسُول الله انَّهُ كَانَ لِى
أبَوَان أبِرُّهُمَا فِي حَيَاتِهِمَا فَكَيْفَ لِي بِبِرّهِمَا بَعْدَ مَوتِهَِا
؟
فَقَـالَ
: انَّ مِنَ البِرِّ بَعْدَ المَوْتِ أنْ تُصَلّيَ لَهُمَا مَعَ صَلاَتِـكَ, وَأنْ
تَصُومُ لَهُمَا مَعَ
صيَاْمِكَ
“Bahwa seorang laki-laki berkata : ‘Ya
Rasulallah, saya mempunyai ibu dan bapak yang selagi mereka hidup saya berbakti
kepadanya. Maka bagaimana caranya saya berbakti kepada mereka, setelah mereka
meninggal dunia?’ Jawab Nabi saw : Berbakti setelah mereka wafat ! ,
caranya adalah dengan melakukan sholat untuk mereka disamping shalatmu, dan
berpuasa untuk mereka disamping puasamu !”.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar